Just another My Travel Blog weblog
One reply — Tanah Rejang on May 10th, 2008
Oleh : Tanah Rejang
Selamat datang di Kaharuba Bengkulu. Bila Sumatera Utara memiliki Suku Nias, dan Sumatera Barat memiliki Suku Mentawai, Bengkulu memiliki juga suku Enggano yang sangat menarik dan di anggap dalam kebudayaan pulau pulau pasifik. Minimnya publikasi hingga membuat budaya Enggona seakan tenggelam di telan zaman. Ketertinggalan daerah Eanggano di Bengkulu di ikuti juga […]
One reply — Tanah Rejang on May 10th, 2008
Reposting by Tanah Rejang
Perlu diakui bagi para aktivis satwa liar bahwa mengamati burung memanglah bukanlah hobi yang populer bagi anak muda jaman sekarang yang doyannya cuman dugem, setidaknya ada banyak orang masih bertanya-tanya ngapain ngitip burung, apaan sih birdwatching, untuk menjelaskan pertanyaan tersebut butuh waktu yang panjang agar dapat jelas setidaknya 3 SKS jam […]
Start discussion — Tanah Rejang on May 10th, 2008
Republish by Tanah Rejang
ENGGANO
Letak dan Cakupan WilayahPulau Enggano, dengan luas sekitar 400 km2 adalah Derah Burung Endemik (DBE) terkecil di Indonesia. Pulau, yang terletak 96 km di sebelah Barat Daya Sumatera (dari Manna) dan diduga tidak pernah bersambungan dengan Pulau Sumatera (Whitten, et al., 1987b) ini, berdasarkan administratif pemerintahan termasuk Kabupaten Bengkulu Selatan, Propinsi […]
Start discussion — Tanah Rejang on May 10th, 2008
Republish by : Tanah Rejang
April 3, 2008
Pulau Enggano adalah salah satu pulau terluar di Indoensia, secara administratif berada di Provinsi Bengkulu Kabupaten Bengkulu Utara. Waktu yang dibutuhkan untuk sampai di pulau enggano + 12 jam (tergantung cuaca) armada laut yang melayani rute ini hanya 1 yaitu Kapal Fery Raja Enggano yang datang ke […]
Recent Comments