You're here: My Travel Blogging » Indonesia » Article: Pekalongan Batik Industry is Flagging

Pekalongan Batik Industry is Flagging

fahmi — April 1, 2008 / 6:16 pm

Recently, batik industry (especially in Pekalongan, one of batik industry center) is flagging. The increasing of main materials is the main cause, otherwise the demand is decreasing as well. Some home industries were closed or inactive, because they can’t afford the outcome for the salary, electricity bill, and (still) the price of main materials.

For example, the price of cloth. It is increasing from Rp 6,000/yard to Rp 6,700/yard (about US$0.60 to US$0.67). Meanwhile malam’s price is also increasing more than 3 times, from Rp 4,000/kg to Rp 13,000/kg (about US$0.4 to US$1.3).

Too bad, actually batik industries have big potency to become tourism destination. Tourists, domestic or aboard, can learn how batik is made.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • Erwin Prima — Halo mbak Nunik, Terima kasih atas tanggapannya. Tentunya menjadi traveler, perlu keberanian dan persiapan lebih, tapi, dalam hal ini kita sama-sama belajar. Hope u ...
  • » Finally… ~ Blog Archive ~ Bali (Asia Blogging Network) — [...] the bomber of Bali Bomb, Amrozi, Imam Samudera, and Ali Gufron were executed yesterday morning, at 00.15 WIB, in ...
  • yudha heryawan asnawi — Terimakasih atas informasinya tentang danau matano, kebetulan saya ada rencana kegiatan di sana.
  • sandra — Saya bangga menjadi orang Toraja,selain kebudayaan serta ada istiadat yang sangat unik,orang Toraja juga memiliki kepribadian yang ramah & bersahaja,meskipun ...
  • nunik — Met..pge mas erwin prima, dwie sangat terkesan dgn topik yg mas yg berjudul.. Apakah anda seorng traveler'' kayaknya sy hrs by belajar dari ...
  • LK — Test comment
  • agus heru — Benteng Fort Rotterdam panas dan gersang. Pada era tahun 80an, saya sering mengunjungi benteng ini. Di halamannya banyak tumbuh pohon2 besar dan ...
  • olyn — wwwoooowwww.....qrenn....pengen maen ne...kapaN ya?? sesuaian sama budget juga ne
  • faulina — sy tertarik dgn artikel bpk di atas. sy reporter dari sebuah program anak di Trans7. bisakah sy meminta nomor kontak ...
  • M3127IN — gw selalu kangen buat balik gi ke pantai ini... pantai ini punya kenangan manis buat gw^_^ suatu saat nanti gw berharap gw ...

RECENT POSTS