Mari Berkunjung ke Museum La Galigo

Comments Amril Taufik Gobel — December 23, 2008 / 10:31 am

Bangunan-bangunan yang terdapat didalam benteng selain digunakan sebagai kantor, dan pusat pelayanan informasi di lingkungan dinas Pariwisata, juga ada yang difungsikan sebagai museum dan diberi nama “Museum Negri Provinsi Sulawesi Selatan La Galigo, yang diambil dari Nama seorang tokoh Budayawan, Sastrawan, Dan Negarawan pada masa priode klasik masyarakat Sulawesi Selatan lagaligo juga merupakan nama dari sebuah karya sastra klasik yang didalamya mengungkapkan mengenai berbagai seni Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat Sulawesi Selatan.Sebagai mana fungsinya sebagai sebuah museum yakni melestarikan dan memanfaatkan warisan alam dan Budaya maka didalam museum LA Galigo dapat dijumpai benda-benda prasejarah atau Arkeologi. Kilas balik masa lampau dapat dikaji melalui situs- situs yang terpanjang, misalnya masa transisi megalitik yang muncul setelah adanya tradisi ini ditandai dengan pendirian bangunan batu besar yang digunakan sebgai saran pemujaan berdasarkan kepercayaan akan adanya hubungan antara yang hidup dan yang meninggal terutama kepercayaan bahwa ada pengaruh yang kuat dari yang telah meninggal terhadap kesejahteraan masyarakat dan kesuburan tanaman. Pada ruangan prasejarah arkeologi museum LA galigo dapat ditemukan bukti-bukti sejarah masa lampau. Seperti masa berburu dan mengumpulkan makanan. Masa ini disebut paleolitik sebagai awal adanya kebudayaan. Museum Lagaligo menyimpan koleksi antara lain :

Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Taman Kota, Alternatif Berwisata Murah Meriah di Kota Makassar

Comments Amril Taufik Gobel — November 4, 2008 / 1:55 pm

Berwisata sambil menghabiskan waktu liburan tidak harus keluar Kota Makassar. Di kota anging mammiri ini sendiri terdapat berbagai objek wisata yang menawarkan sejuta fasilitas. Mulai dari wisata pantai, wisata budaya dan sejarah hingga wisata taman. Pembangunan tiada henti yang seakan berburu dengan laju perekonomian meninggalkan jejak modernitas yang akan sangat mudah ditemui di segala titik strategis di kota ini. Gedung-gedung bertingkat berdiri angkuh menunjukkan keperkasaannya masing-masing dalam mencakar langit. Area hijau kini makin sempit tergusur para pencakar langit. Disela-sela keangkuhan itu masih tersimpan titik-titik hijau mungil yang menyimpan senyum penghijauan. Mereka adalah taman-taman kota yang tetap terpelihara walaupun hingga kini belum memiliki sisi komersil.

Kelayakan taman kota untuk dijadikan sebagai salah satu objek wisata sudah tidak diragukan lagi. Jumlah taman yang ada di Kota Makassar menurut data UPTD Pengelolaan Lapangan Dan Taman Kota Makassar adalah sebanyak 28 buah, baik yang masih terurus hingga kini maupun yang sudah tidak terurus lagi. Keseluruhan taman ini tersebar di empat arah mata angin kota. Sebagian besar taman ini memiliki daya tarik sebagai tempat berwisata.

Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Buku Saku Kota Makassar

2 comments Amril Taufik Gobel — August 22, 2008 / 9:15 am

pantailosari.jpgBagi para pelancong yang ingin berkunjung ke Kota Makassar, ada baiknya anda mengunduh dan membaca buku saku Makassar yang dipersembahkan oleh Pemerintah Kodya Makassar. Isi buku saku tersebut tidak hanya menyangkut soal tempat wisata namun juga informasi lainnya yang bermanfaat dan terkait mengenai kota Makassar.

Bisa diunduh disini (dalam format dokumen PDF setelah dimekarkan dari file zip sebesar 4 MB).

Selamat Membaca !

Sumber foto

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Upacara Adat Rambu Solo

2 comments Amril Taufik Gobel — August 14, 2008 / 1:23 pm

A. Selayang Pandang

Rambu Solo adalah upacara adat kematian masyarakat Tana Toraja yang bertujuan untuk menghormati dan mengantarkan arwah orang yang meninggal dunia menuju alam  roh, yaitu kembali kepada keabadian bersama para leluhur mereka di sebuah  tempat peristirahatan, disebut dengan Puya, yang terletak di bagian  selatan tempat tinggal manusia. Upacara ini sering juga disebut upacara  penyempurnaan kematian. Dikatakan demikian, karena orang yang meninggal baru dianggap benar-benar meninggal setelah seluruh prosesi upacara ini digenapi. Jika belum, maka orang yang meninggal tersebut hanya dianggap sebagai orang  “sakit” atau “lemah”, sehingga ia tetap diperlakukan seperti halnya orang  hidup, yaitu dibaringkan di tempat tidur dan diberi hidangan makanan dan  minuman, bahkan selalu diajak berbicara.

Oleh karena itu, masyarakat setempat menganggap upacara  ini sangat penting, karena kesempurnaan upacara ini akan menentukan posisi  arwah orang yang meninggal tersebut, apakah sebagai arwah gentayangan (bombo), arwah yang mencapai tingkat dewa (to-membali puang), atau menjadi dewa  pelindung (deata). Dalam konteks ini, upacara Rambu Solo menjadi  sebuah “kewajiban”, sehingga dengan cara apapun masyarakat Tana Toraja akan  mengadakannnya sebagai bentuk pengabdian kepada orang tua mereka yang meninggal  dunia. Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Selayang Pandang Pariwisata Makassar

Comments Amril Taufik Gobel — August 13, 2008 / 1:49 pm

Daftar nama-nama obyek/daya tarik wisata yang ada di Kota Makassar berdasarkan pengamatan di lapangan dan pengumpulan data dari beberapa instansi yang terkait seperti dari Kanwil Deparsenibud Propinsi Sulawesi Selatan, Dinas Pariwisata Kota Makassar, Kantor Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Sulawesi Selatan, dan Museum La Galigo.

Menurut data eksisting trend perjalanan wisata dalam lingkup Kota Makassar oleh Dinas Pariwisata Kota Makassar tahun 1998/1999, menunjukkan bahwa ada 4 (empat) paket trend, perjalanan wisata yang disediakan yaitu; City Tour, Sight Seeing Tour, Sea Recreation, Journey/Adventure. Adapun bagian dari paket - paket tersebut adalah :

Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Mari Nikmati Santapan Kuliner Khas Sulawesi Selatan!

1 comment Amril Taufik Gobel — April 30, 2008 / 11:35 am

SULAWESI SELATAN memiliki santapan kuliner yang khas dan nikmat. Setiap kali mudik ke Makassar, saya tak pernah melewatkan sedikitpun menyantap hidangan-hidangan khas disana yang sungguh membelai lidah dan menggugah selera. Berikut ini saya sajikan sejumlah masakan khas Sulawesi Selatan/Makassar yang saya sarikan dari situs Kota Daeng.

01_coto.jpg

Coto Makassar

Hidangan ini adalah salah satu “trade mark” kuliner Makassar berupa sop berkuah dengan bahan-bahan dasar yang terdiri dari usus, hati, otak, daging sapi atau kuda, dimasak dengan bumbu sereh, laos, ketumbar, jintan, bawang merah, bawang putih, garam yang sudah dihaluskan, daun salam, jeruk nipis, dan kacang. Pada umumnya Coto Makassar disajikan/dimakan bersama ketupat.  Saat masih tinggal di Makassar dulu, hidangan ini kerap saya santap terutama ketika sedang sakit flu/pilek. Dijamin, bila disantap dengan sambal pedas saat kuah coto dihirup sembari mengunyah ketupat, maka penyakit pilek akan “bablas” bersama peluh yang mengucur. Coto Makassar yang cukup terkenal di Makassar adalah yang berada di Jalan Gagak.

Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Fort Rotterdam, Lambang Kejayaan Masa Silam

1 comment Amril Taufik Gobel — April 29, 2008 / 2:12 pm

bentengsombaopu.jpgJIKA anda ke Makassar, jangan pernah melewatkan untuk mengunjungi salah satu monumen kejayaan masa silam yang mencerminkan keperkasaan kerajaan Gowa yang berjaya di sulawesi sekitar abad-17. Monumen bersejarah itu adalah benteng Ujung Pandang atau dikenal sebagai Fort Rotterdam.

Berdasarkan tulisan di situs Pemerintah Kota Makassar, Benteng Ujungpandang dibangun pada 1545 oleh raja Gowa ke-10,yang bernama I Manrigau’ Daeng Bonto Karaeng Lakiung. Ia juga terkenal dengan nama Karaeng Tunipallangga Ulaweng. Inilah satu-satunya benteng yang tidak dimusnahkan Belanda.

Benteng ini berbentuk segi empat, terbuat dari tanah liat, dengan gaya arsitektur Portugis. Modelnya sama dengan benteng di Eropa pada abad ke-16 dan 17. Pada salah satu ruangannya, kita dapat menyaksikan tempat Pangeran Diponegoro dipenjara, serta gereja pertama di Makassar yang dibangun Belanda.

Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Informasi Hotel dan Biro Perjalanan di Makassar

3 comments Amril Taufik Gobel — November 21, 2007 / 4:27 am

Sebagai bahan referensi yang berharga bagi anda yang ingin melancong ke Makassar dan Sulawesi Selatan, dibawah ini saya informasikan daftar hotel dan biro perjalanan yang ada di Makassar. Informasi ini saya kutip dari situs Badan Promosi dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Sulawesi Selatan sebagai berikut :

Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Menikmati Matahari Terbenam di Pantai Losari

8 comments Amril Taufik Gobel — November 20, 2007 / 11:41 pm

800px-anjungan_losari.jpg

Pelataran Bahari Pantai Losari menjelang senja (foto dari WIKIPEDIA-Indonesia

Saat masih berstatus mahasiswa di Universitas Hasanuddin, Makassar sekitar tahun 1990-1994, tempat favorit saya untuk sekedar melepaskan penat (dan mungkin indehoy bersama kekasih tercinta) adalah Pantai Losari.

Pantai yang terletak disebelah barat kota Makassar ini memang menawarkan keindahan yang sangat eksotis terutama saat menyaksikan pemandangan matahari terbenam ketika petang menjelang. Saya masih ingat betul, sejumlah pedagang makanan bertenda berderet sepanjang kurang lebih satu kilometer dipesisir Pantai Losari. Sampai-sampai ada yang sempat menjuluki sebagai “meja makan terpanjang didunia”. Hidangan yang disajikanpun sangat beragam namun kebanyakan didominasi oleh makanan laut (seafood) dan ikan bakar.

Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Danau Matano, Keindahan yang Tersembunyi

2 comments Amril Taufik Gobel — November 4, 2007 / 10:58 pm

Sunrise Matano 

Keterangan foto: Sunrise di Danau Matano (foto:Istimewa) 

Mungkin sebahagian orang di Indonesia kurang mengenal atau mendengar nama Danau Matano, yang merupakan danau terdalam di Asia Tenggara dan terdalam ke-8 di dunia (600mtr depth), bahkan di Sulawesi Selatan, danau Tempe (Wajo) dan danau Towuti (Malili) lebih sering diperbincangkan. Namun, bagi masyarakat Sorowako umumnya, dan PT International Nickel Indonesia khususnya, perusahaan penambangan nikel terbesar dunia yang area pertambangannya meliputi Sorowako- danau Matano merupakan sumber energi dan penghidupan yang sangat vital, sehingga ketergantungan terhadap danau Matano ini sangat tinggi. Danau Matano sendiri terletak di Sorowako, kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu TImur, Sulawesi Selatan. Letaknya berbatasan dengan Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL UPDATES

FEATURED POSTS

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

COMMENT

XML error: Undeclared entity error at line 93, column 185