You're here: My Travel Blogging » Tips Bepergian » Article: Mengenal Ecotourism (1)

Mengenal Ecotourism (1)

Erwin Prima — March 3, 2009 / 9:28 pm

ecotourism1 

Ketika wisatawan mencapai penjuru dunia, mereka dihadapkan dengan tanggung jawab untuk melestarikan lingkungan rapuh yang mereka kunjungi. Ide tanggung jawab perjalanan ini disebut ecotourism, perjalanan hati-hati untuk melindungi lingkungan dan memelihara budaya-budayanya.

Dengan berfokus pada dampak dari tindakan kita dan menggunakan sedikit TravelSense, wisatawan bisa membuat keputusan yang tepat untuk secara positif mempengaruhi dunia di sekitar mereka. Untuk memulai eco-traveling, anda perlu mengikuti petunjuk yang disusun oleh American Society of Travel Agents (ASTA). Wisatawan yang bijaksana, anggota ASTA, mengetahui begitu spesialnya planet kita, dan mengapa kita harus menjaganya.

HARGAI PLANET KITA YANG RAPUH

Tentu saja planet terasa kokoh di bawah pijakan kita, dan dia dapat bertahan di sistem tata surya kita. Namun, permukaan bumi merupakan infrastruktur yang rapuh dan bergantung pada pemeliharaan yang seimbang dan bersiklus.

Pikirkanlah permukaan bumi sebagai rambut bumi. Dia terlihat hebat sekarang, namun semakin kita menginjaknya, akan semakin buruk, hingga suatu hari planet kita benar-benar gundul. Kecuali kita mengkombinasikan upaya kita untuk membantu melestarikannya, tujuan wisata yang unik dan cantik yang membuat kita membeli kamera mahal untuk memotonya tidak akan ada lagi untuk dinikmati oleh generasi mendatang.

TINGGALKAN HANYA JEJAK KAKI

Ambil hanya foto saja, dan tinggalkan hanya jejak kaki. Dua kalimat sederhana ini adalah kesimpulan dari jantung ecotourism. Jangan tinggalkan sampah apa pun, jangan ambil souvenir dari situs bersejarah dan kawasan alami. Dalam beberapa kasus, mengambil bagian dari Great Barrier Reef adalah sebuah kejahatan.

Di padang gurun jangan mengganggu apa pun yang dapat anda hindari. Tinggalkan batu-batu cantik di tempatnya. Perilaku “ini hanya sebuah batu” tak akan ada lagi jika sejuta orang mengambil satu batu dari sebuah hutan.

IKUTI JALAN YANG PALING SERING DILEWATI

Mengikuti aturan-aturan dasar ecotourism dapat semudah mengikuti jejak/jalan yang ditandai dengan baik, karena pada jejak yang telah ditandai adalah di mana seharusnya anda berada. Selalu ikuti jalan yang telah ditandai dan hindari keinginan untuk menjelajahi hutan.

Jangan ganggu binatang, tanaman atau habitat alami mereka, dan mudah-mudahan mereka tidak akan mengganggu Anda kembali. Anda diberi tahu ribuan kali saat kanak-kanak untuk tidak mengetuk kaca akuarium, oleh karena itu pandanglah setiap keajaiban ekologi sebagai akuarium yang spesial.

PENDIDIKAN ADALAH SESUATU YANG BURUK UNTUK DISIA-SIAKAN

Tingkatkan kapasitas otak anda dan ajari diri anda tentang geografi, kebiasaan, dan tatacara wilayah yang ingin anda kunjungi. Invasi nilai-nilai asing dapat merusak sebuah budaya. Ketahuilah budaya sebelum anda tiba dan ketahuilah tindakan anda atau standar-standar yang tidak dapat diterima secara mudah.

Pariwisata memberikan dorongan positif untuk masyarakat setempat. Menghadiri acara lokal akan mendorong kebanggaan adat dan warisan budaya, yang membuat banyak tradisi terlestarikan. Tradisi-tradisi ini menampilkan perspektif lokasi wisata yang lebih kekal dan jujur daripada yang dapat ditawarkan sebuah kartu pos.

Sumber

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

XML error: Undeclared entity error at line 93, column 185